Sudah Mau Menikah dan Punya Calon Istri, Oknum Polisi Pembunuhan Mahasiswi ULM Berhasil Diamankan

- Penulis

Jumat, 26 Desember 2025 - 13:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Akun Instagram Samapta Polres Banjarbaru)

(Foto: Akun Instagram Samapta Polres Banjarbaru)

pro1.id, BANJARMASIN – Rencana pernikahan yang seharusnya menjadi awal kehidupan baru justru berubah menjadi pintu tragedi. MS (20), seorang anggota Polri yang dijadwalkan menikah dalam waktu dekat, kini harus berhadapan dengan proses hukum setelah ditetapkan sebagai pelaku pembunuhan terhadap ZA (20), mahasiswi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Lambung Mangkurat (ULM).

Fakta mengejutkan ini diungkap Kepolisian dalam konferensi pers yang digelar di Polresta Banjarmasin, Jumat (26/12/2025). Kepala Bidang Humas Polda Kalimantan Selatan, Kombes Pol Adam Erwindi, menyebut tersangka diketahui akan melangsungkan pernikahan pada 26 Januari 2026.

“Rencana pernikahan tersangka menjadi salah satu latar belakang yang memicu kepanikan hingga berujung pada tindakan fatal,” ujar Adam.

Menurut penyelidikan, korban ZA merupakan teman dekat calon istri tersangka. Hubungan pertemanan inilah yang kemudian menjadi sumber ketakutan MS ketika perbuatannya dikhawatirkan terbongkar.

Baca Juga :  Kapolres Banjar Pimpin Sertijab Delapan PJU dan Kapolsek, Perkuat Kinerja Pelayanan Masyarakat

Pertemuan hingga Perjalanan Bersama

Peristiwa bermula pada Selasa malam, 23 Desember 2025, saat korban dan tersangka sepakat bertemu di kawasan Simpang Empat Mali-Mali. Tersangka datang menggunakan mobil, sementara korban mengendarai sepeda motor.

Setelah bertemu, korban memarkirkan sepeda motornya di salah satu pusat perbelanjaan, lalu ikut bersama tersangka menuju kawasan Bukit Batu. Perjalanan kemudian berlanjut ke Landasan Ulin, Banjarbaru, dan sempat singgah di rumah kakak tersangka.

Adam menjelaskan, tersangka berhenti sejenak karena menerima banyak panggilan dari calon istrinya dan melakukan panggilan video sebelum kembali melanjutkan perjalanan bersama korban.

Kepanikan Menjelang Hari Pernikahan

Dalam perjalanan berikutnya, tepat di depan SPBU Gambut, Jalan Ahmad Yani KM 15, tersangka dan korban melakukan hubungan intim di dalam mobil. Berdasarkan keterangan tersangka, perbuatan tersebut dilakukan atas dasar suka sama suka.

Baca Juga :  Pria Tewas Bersimbah Darah di Depan Toko Gadget Kotabaru, Polisi Selidiki Motif

Namun, setelah kejadian itu, terjadi pertengkaran. Tersangka mengaku panik karena takut hubungan tersebut diketahui calon istrinya, terlebih korban memiliki kedekatan personal dengan perempuan yang akan dinikahinya.

“Kondisi psikologis tersangka saat itu diliputi ketakutan karena masa pernikahan sudah semakin dekat,” kata Adam.

Berujung Hilangnya Nyawa

Pertengkaran tersebut berakhir tragis. Dalam kondisi emosi tidak terkendali, tersangka mencekik korban hingga korban meninggal dunia.

Setelah memastikan korban tidak bernyawa, tersangka membawa jasad korban menuju kawasan Kampus STIHSA Banjarmasin. Setibanya di area parkiran kampus, tersangka menurunkan jasad korban dan memasukkannya ke dalam gorong-gorong yang terbuka.

Kasus ini kini ditangani oleh penyidik Polresta Banjarmasin. Kepolisian menegaskan penanganan perkara akan dilakukan secara profesional dan transparan, mengingat status tersangka sebagai anggota Polri serta besarnya perhatian publik terhadap kasus ini.

Berita Terkait

Tujuh Bulan Bergulir, Keluarga Korban Dugaan Kekerasan terhadap Anak di Martapura Pertanyakan Kejelasan Penanganan Kasus
Tetangga Mengaku Syok Usai Muncul Dugaan Kasus Kekerasan terhadap Balita NS (3) di Landasan Ulin Utara
Polisi Dalami Dugaan Penganiayaan Balita di Banjarbaru, Ibu Kandung Jalani Pemeriksaan
Perempuan Ditemukan Tak Bernyawa di Persawahan Desa Lok Tunggul, Polisi Selidiki Penyebab Kematian
ATM BCA di Martapura Diduga Jadi Target Pembobolan, Polisi Lakukan Penyelidikan
Balai Gakkum Kalimantan Bongkar Perdagangan Sisik Trenggiling di Sintang, Satu Tersangka Diamankan
Polda Kalsel Gagalkan Peredaran 29,9 Kg Sabu dan 15 Ribu Ekstasi, Jaringan Diduga Terhubung Antarprovinsi
Polisi Bergerak Cepat, Dua Terduga Pelaku Penyanderaan Remaja Diamankan

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:15 WITA

Tujuh Bulan Bergulir, Keluarga Korban Dugaan Kekerasan terhadap Anak di Martapura Pertanyakan Kejelasan Penanganan Kasus

Senin, 8 Juni 2026 - 12:48 WITA

Tetangga Mengaku Syok Usai Muncul Dugaan Kasus Kekerasan terhadap Balita NS (3) di Landasan Ulin Utara

Sabtu, 6 Juni 2026 - 10:09 WITA

Polisi Dalami Dugaan Penganiayaan Balita di Banjarbaru, Ibu Kandung Jalani Pemeriksaan

Minggu, 31 Mei 2026 - 17:45 WITA

Perempuan Ditemukan Tak Bernyawa di Persawahan Desa Lok Tunggul, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

Kamis, 12 Maret 2026 - 17:02 WITA

ATM BCA di Martapura Diduga Jadi Target Pembobolan, Polisi Lakukan Penyelidikan

Berita Terbaru